peluang usaha

Senin, 08 Juli 2013

Mendengar yang Efektif



Terdapat perbedaan antara “listening” dan “hearing”. Kedua kata bahasa Inggris tersebut dalam bahasa Indonesia mempunyai arti yang sama. Namun sebenarnya “hearing” adalah mendengar yang bersifat fisik, artinya ada suara yang terdengar oleh telinga kita, namun tidak dicerna oleh pikiran kita, jadi apa-apa yang terdengar oleh kita bersifat angin lalu, tidak berkesan. “Listening” dilain pihak lebih dari sekedar “hearing”. “Listening” melibatkan usaha-usaha aktif dari pikiran kita dan perhatian penuh atas apa yang kita dengar melalui telinga kita.

Dengan demikian mendengar yang efektif adalah seperti “listening” dalam Bahasa Inggris. Merupakan sebuah proses serius yang tidak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan kebiasaan, refleks atau insting. Mendengar yang efektif adalah upaya untuk menghubungkan titik-titik yang kadangkala menyatakan pesan-pesan yang tersembunyi yang perlu kita cerna.

Setiap hari para professional mendengar petunjuk dan komando para atasan, atau mendengar permintaan dan kompalin para konsumen. Mendengar yang efektif dapat meningkatkan efektifitas komunikasi dan meningkatkan kinerja organisasi.
Sayangnya kita kurang memperhatikan pentingnya mendengar secara efektif, sehingga seringkali mengakibatkan salah komunikasi, salah terima atau respon dari pendengar yang tidak diharapkan. Salah satu peneltian menunjukkan rata-rata orang menghabiskan satu pertiga waktu nya dalam organisasi untuk mendengarkan. Sehingga jika kita memiliki kecakapan mendengar yang baik, waktu yang kita habiiskan untuk mendengar bisa lebih bermakna.


Indikasi kurangnya perhatian pada kecakapan mendengar secara efektif adalah fakta bahwa training menjadi pembicara yang efektif sudah sering kita dengar, namun training untuk mendengar yang efektif rasanya jarang kita temukan. Padahal kecakapan mendengar sangatlah penting. Orang bijak mengatakan kita dikarunia Tuhan dengan 2 telinga untuk lebih banyak mendengar dan hanya satu mulut untuk lebih sedikit berbicara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar