Senin, 08 Juli 2013

Kendala dalam Mendengar Efektif


Ada lima kendala dalam proses mendengar: semua kendala ini akan menjadikan proses mendengar menjadi tidak efektif. Lima kendala tersebut adalah:

1)    Preoccupation
Situasi dimana seseorang sedang “sibuk” dengan sebuah urusan lain yang tidak secara langsung berhubungan dengan topik pembicaraan, Sebagai contoh, kondisi ini bisa dialami oleh seorang istri yang ditanya suaminya tentang urusan sekolah anak sementara sang istri sedang menonton sinetron kesukaannya.
Preokupasi  adalah kendala terbesar dalam proses mendengar. Beberapa studi menujukkan   bahwa  40%  dari  waktu  kita digunakan untuk memikirkan masa lalu,  40% untuk    memimpikan  berbagai kejadian di masa depan  dan Hanya 20% untuk berfokus  pada  situasi sekarang. Preokupasi juga merupakan sebuah   fenomena   pelarian   sementara   dari situasi  realistis sekarang atau kenyataan. Dalam situasi menekan kita akan cenderung  tenggelam dalam mengingat-ingat masa lalu yang lebih indah dan nikmat.

2)    Preconceived ideas.
Merupakan  berbagai  ide  dan  gagasan  atau pemahaman yang sudah terlanjur mendominasi  pikiran  seseorang. Kendala ini sering mengakibatkan munculnya   penolakan   terhadap   berbagai   input   baru kedalam pemikiran. Kendala ini juga berhubungan dengan ego, rasa tidak nyaman dan kemalasan.

3)    Talking too much.
Seseorang yang terlalu banyak bicara cenderung dilatarbelakangi oleh rasa bersalah, takut, khawatir. Tidak nyaman, sifat egois. Orang yang talkoholic memaksa  mereka harus berbicara, wajib bicara, hanya  untuk  mendengar  dirinya sendiri  berbicara.  Efek  samping   dari  berbicara  terlalu   banyak adalah hilangnya dialog yang penuh arti karena pihak lain yang terhambat  aspirasinya. Orang lain justru akan mengabaikannya.
4)    Thinking of responses.
Kendala ini sering disebut dengan “bigger fish syndrome”, yaitu  kesulitan untuk menjaga kesinambungan pernyataan. Untuk melanjutkan pernyataan, seseorang  biasanya masih dipengaruhi atau diokupasi  oleh pernyataan lawan bicara sebelumnya. Bahaya dari kendala ini adalah  dampaknya pada ego dan hubungan baik.

5)    A lack of interest.

Kendala ini adalah kendala yang paling susah dijinakkan. Manusia cendrung mengaitkan sesuatu hanya dengan hal-hal  yang dimengerti, dengan orang atau dengan sesuatu yang bisa memberi manfaat secara  pribadi. Jika sesuatu tidak menarik, anda akan cenderung mengabaikannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar